Jenazah Haikal Berhasil Dievakuasi Tim SAR Gabungan

213

Lampung Barat – Haikal bocah 3 tahun korban tenggelam di Sungai Way Umpu 2, lantaran motor yang dikendarai ibunya tergelincir saat akan melintas jembatan, berhasil ditemukan dan dievakuasi pada Minggu (12/04), dalam keadaan meninggal dunia.

Humas Basarnas Lamppung Deny Kurniawan mengatakan, Pada Pencarian hari ke 3 Minggu (12/04) Tim SAR Gabungan membagi tim menjadi 2 tim. Tim 1 melakukan penyisiran di aliran Sungai Way Umpu 2 dari jembatan Talang Karuhun yang berjarak 500 m dari lokasi kejadian dengan cara membentuk formasi sejajar menggunakan life jacket sejauh +- 2 Km dengan memfokuskan pencarian ditumpukan kayu dan sampah yang dicurigai adanya korban.

“Hal ini dikarenakan tidak memungkinkan penyisiran menggunakan Rubber Boat (kondisi sungai yang dangkal). Tim 2 melakukan penyisiran dari titik 2 km dari lokasi kejadian sampai jembatan Desa Sidodadi sejauh +- 1 km. Pencarian dimulai pada pukul 08.00 WIB dan tim beristirahat pada pukul 11.50 WIB dengan hasil masih nihil. Pada pukul 13.30 WIB Tim melanjutkan kembali pencarian, katanya.

Pada pukul 15.20 WIB atas kerjasama dengan warga tim berhasil menemukan korban yang tersangkut di bebatuan pada titik koordinat 04 56’03.53″ S – 104 22’29.43” E atau sekitar 7 km dari lokasi kejadian dlm keadaan Meninggal Dunia dan dievakuasi ke Puskesmas terdekat. Setelah dari Puskesmas Tim mengantarkan jenazah ke rumah duka dan menyerahkan ke pihak keluarga.

“Akhirnya jenazah Haikal telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada hari ke 3 setelah dilaporkan tenggelam dan hilang di Sungai Way Umpu Kec. Pagar Dewa Kab. Lampung Barat. Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian Haikal terdiri dari Basarnas Lampung, BPBD Lampung Barat, Babinsa Pagar Dewa, Babinkantibmas Pagar Dewa, Tagana Pagar Dewa, RAPI Lampung Barat, Aparatur Pekon, pihak keluarga dan masyarakat sekitar,” tandas Deny Kurniawan. (hms/feb)

Facebook Comments
BACA JUGA:  Basarnas Sosialisasikan Sistem Deteksi Dini