Basarnas Bantu Evakuasi Penumpang KMP Salvatore

238

Bakauheni – Basarnas Lampung membantu evakuasi penumpang KMP Salvatore yang mengalami mati mesin di jalur pelayaran Bakauheni – Merak sekitar Pulau Prajurit Bakauheni Lampung Selatan pada Senin (03/02) pukul 17.37 WIB.

Humas Basarnas Lampung Deny Kurniawan mengatakan, Pada pukul 19.10 WIB Pos SAR Bakauheni terima info dari Bpk. HARRI ( BPTD pelabuhan Bakauheni) bahwa telah terjadi pd pukul 17.37 WIB KMP Salvatore rute Bakauheni – Merak mengalami mati mesin dan Lego jangkar di sekitar perairan Pulau Panjurit, Bakauheni, Lampung Selatan. Crew berusaha menghidupkan kembali engine namun tidak berhasil sehingga meminta bantuan evakuasi terhadap penumpang.

Menanggapi Laporan tersebut Basarnas Lampung menugaskan Pos SAR Bakauheni untuk berkoordinasi dengan pihak terkait dan melaksanakan evakuasi terhadap penumpang.

“Pada Pukul 19.15 WIB Pos SAR Bakauheni dengan menggunakan alut RIB (Rigid Inflatable Boat) 02 LPG menuju lokasi untuk melakukan Pemantauan evakuasi kapal oleh Tug Boat ASDP. Tim tiba di lokasi pukul 19.30 WIB dan melakukan koordinasi dengan pihak kapal dan para penumpang untuk melakukan evakuasi,” katanya.

Pada pukul 20.10 WIB RIB 02 Basarnas Lampung dan Tug Boat ASDP Merak mulai melaksanakan evakuasi para penumpang. Para Penumpang dievakuasi ke dermaga kapal cepat pelabuhan Bakauheni dan selanjutnya dilaksanakan pendataan oleh pihak terkait.

“Proses evakuasi berlangsung selama kira-kira 2,5 jam. Karena pada pukul 21.35 WIB mesin KMP Salvatore berhasil hidup kembali dan mengevakuasi sisa penumpang yang masih berada di kapal menuju ke Dermaga 3 Pelabuhan Merak. Dan Pada Selasa (04/02) Pukul 00.30 WIB seluruh penumpang berjumlah 207 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi Selamat dan didata di Pelabuhan Bakauheni selanjutnya penumpang akan diberangkatkan kembali menuju Pelabuhan Merak dengan menggunakan kapal lain,” tandas Deny Kurniawan.

BACA JUGA:  Wagub Nunik Tutup FLS2N ke-16

BACA JUGA: DPRD Lampung Apresiasi Upaya Arinal Selesaikan Hutang DBH
Unsur yang terlibat dalam proses evakuasi ini terdiri dari Pos SAR Bakauheni, ASDP Bakauheni, ASDP Merak, KSOP Bakauheni, KSKP Bakuheni, Polair Polres Lamsel, dan BPTD wil. IV Lampung dan Bengkulu.

Kepala Basarnas Lampung Jumaril, S.E., M.M. mengapresiasi pihak operator KMP Salvatore karena sudah melaksanakan SOP prosedur kedaruratan kapal dgn baik. “Saya mengapresiasi pihak operator Kapal dan juga ASDP karena emergency prosedur di atas kapal dilaksanakan dengan baik sesuai SOP, sehingga mempercepat proses evakuasi,” ujarnya. (hms/feb)

Facebook Comments