Ketua DPRD Kota Metro Tondi MG Nasution Menerima Kunjungan Komisioner KPU

224

Metro – DPRD Kota Metro mendukung Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, dalam pelaksanaan Pilkada 2020, yang akan dimulai tahapannya dalam bulan Desember tahun ini.

Hal itu, dikatakan Ketua DPRD Kota Metro, Tondi MG Nasution, saat menerima kunjungan komisioner KPU setempat, Senin (2/12). Ia menyatakan, pihaknya mendukung penuh KPU dalam penyelenggaraan pilkada. Bahkan, ada kesediaan anggota dewan, khususnya yang tergabung dalam Komisi I, untuk membantu tugas KPU dalam sosialisasi pilkada kepada masyarakat. “Soal teknis pelaksanaannya, bisa dilaksanakan pada saat kegiatan reses anggota dewan,” kata Tondi Nasution.
 
Politisi Partai Golkar itu juga mengatakan, tingkat partisipasi pemilih pada pemilu legislatif di Kota Metro mencapai 87 persen. Dan diharapkan, ke depan bukan hanya tingkat partisipasi yang lebih baik, tetapi juga tingkat kebersihan. “Artinya, KPU dan pemilih di Kota Metro berintegritas, memilih sesuai dengan hati nurani,” ujar dia.

Sementara, Ketua KPU Kota Metro, Nurris Septa Pratama mengatakan, kedatangannya ke DPRD bertujuan untuk menjalin sinergitas dengan kalangan DPRD yang notabene merupakan perwakilan partai politik, karena tahapan pilkada 2020. “Besok tahapan pilkada 2020 dimulai, dengan pengumuman pendaftaran calon perseorangan,” kata Nurris Septa.

Dijelaskannya, dalam tahapan pendaftaran calon perseorangan, khususnya dalam hal dukungan, berbeda dengan pemilu sebelumnya, dimana kali ini menggunakan sistem silon. “Dalam sistem silon, Liasion Officer (LO) calon perseorangan akan menginput nama dan Nomor Induk Kependudukan. Sehingga, tidak ada lagi dukungan ganda atau NIK yang tidak sesuai. Panitia Pemukhtahiran Data Pemilih akan melakukan verifikasi,” jelas dia.

Menurut dia, selain pengumuman calon perseorangan,  persoalan Daftar Pemilih Tetap (DPT), sosialisasi, penyelenggara pemilu dan pemilih berintegritas, menjadi pembahasan serius dalam pertemuan dengan DPRD Kota Metro, termasuk praktik money politik. “Mewujudkan pemilu yang bersih dari money politik, bukan hanya tugas KPU saja, karenanya kami juga akan melibat parpol dalam pendidikan politik. Paling tidak jangan sampai masuk zona merah money politik,” ungkapnya. (*)

Facebook Comments
BACA JUGA:  Pemkot Metro Memiliki Gerbang Bumi Sai Wawai