Pencarian Bos Wuling, Diperpanjang Tiga Hari

358

Cilegon – Pencarian tiga penyelam asal Tiongkok dan Singapura disekitar perairan Pulau Sangiang, resmi diperpanjang selama tiga hari kedepan, hingga 12 November 2019, oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Banten, TNI AL, Polairud Polda Banten hingga PMI, 09/11/2019.

“Berdasarkan ijin Basarnas, bahwa operasi SAR akan kita perpanjang tiga hari kedepan sampai tanggal 12 november. Setelah itu kita lakukan evaluasi lagi. Bahwa tim SAR terus semangat untuk membantu saudara kita dari negara Tiongkok dan Singapura,” kata Kepala Basarnas Banten, M. Zaenal Arifin, di posko terpadu SAR yang berlokasi di Dermaga 3 Pelabuhan, Merak, Kota Cilegon, Banten, Sabtu (09/11/2019)

Operasi SAR telah dilakukan sejak hari pertama kejadian, Minggu 03 November 2019, sejak menerima laporan kehilangan sekitar pukul 22.00 wib. Kemudian operasi SAR dilakukan malam hari, hal yang pertama dilakukan menemui empat korban selamat bernama You Shi Jie, Xu Jun, Che Yin Xing dan Yang Lixiang.

Informasi berbeda diperoleh dari ke empat korban selamat. Mereka hanya bercerita bahwa tiga penyelam bernama Qin Xue Tao (PO Manager PT Wuling Motor Indonesia) dan Tian Yu, keduanya WN Tiongkok dan WAN Bzng Yang berkewarganegaraan Singapura, hilang saat menyelam di perairan Pulau Sangiang pada Minggu, 03 November 2019 siang, sekitar pukul 15.09 wib.

“Malam hari itu tidak bisa dilakukan pencarian. Kemudian Senin pagi (04 November 2019), mengevakuasi empat korban selamat dari pulau Sangiang ke dermaga di Pelabuhan merak. Hari itu juga (Senin, 04 November 2019) langsung dilakukan pencarian,” terangnya.

Luas areal pencarian pertama dilakukan mencapai 44 nautical mille (NM), diperluas setiap harinya dengan luasan berbeda, bahkan mencapai pesisir di Samudera Hindia, bagian Selatan Banten atau di ujung diperairan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), total luas wilayah yang dilakukan pencarian mencapai 7.875 NM.

BACA JUGA:  Bachtiar Basri Lantik 2 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

“Kita melakukan pencarian dari udara dengan empat helikopter, satu dari Basarnas, satu dari Polairud dan dua Helly yang di Carter oleh keluarga korban. Kita sudah lakukan yang maksimal,” jelasnya. (humas/feb)

Facebook Comments