Vero Fernanda yang Tengelam di Danau Way Jepara Lampung Timur Ditemukan Meninggal

152

WAYJEPARA — Vero Fernanda yang dilaporkan tenggelam di Danau Way Jepara kemarin pagi (17/06) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Tim SAR gabungan berhasil menemukan jenazah korban sekitar 10 meter dr lokasi tenggelamnya korban.

Pada pukul 06.45 WIB warga melihat jenazah korban mengambang di permukaan danau.

Warga yang menemukan langsung melaporkan kepada tim SAR utk melakukan evakuasi.

Tim SAR langsung bergerak mengevakuasi korban dan membawa ke rumah duka untuk diserahkan kpd pihak keluarga.

Setelah 2 hari dinyatakan hilang Vero Fernanda ditemukan dlm keadaan meninggal dunia.

sebelumnya diberitakan, satu orang dikabarkan tenggelam di Danau Way Jepara Kec. Way Jepara Kab. Lampung Timur, Senin (17/6/2019).

Korban bernama Vero Fernanda (16) yang merupakan warga Desa Labuhan Ratu Kec. Way Jepara Kab. Lampung

Humas Basarnas Lampung, Deny Kurniawan mengatakan, kejadian diketahui berdasarkan informasi dari Kepala Pelaksana BPBD Lampung Timur, Tri.

Tri mengatakan, pada (17/06) pukul 08.10 WIB bahwa telah terjadi kondisi yang membahayakan manusia atas tenggelamnya satu orang warga Way Jepara di Danau Way Jepara Lampung Timur.

Peristiwa naas terjadi saat korban sedang memasang jaring ikan bersama pamannya pada (16/06) pukul 17.00 WIB kemarin sore. Kemudian perahu yang digunakan korban mengalami kebocoran.

Berdasarkan kesaksian paman korban bahwa korban berusaha berenang ke tepian danau namun mengalami kelelahan dan akhirnya tenggelam.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Lampung mengerahkan 1 tim rescue untuk bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.

Tim Basarnas Lampung membawa peralatan penyelamatan di air dan 2 set peralatan selam. Tiba di lokasi pukul 11.00 WIB tim berkoordinasi dengan aparat yang sudah ada di lokasi.

Pencarian hari ini tim SAR gabungan melakukan penyisiran dan melakukan manuver di sekitar lokasi kejadian dengan 2 perahu karet yaitu milik BPBD Lampung Timur dan milik Basarnas Lampung.

BACA JUGA:  Bupati tulang Bawang,Hj.Winarti,SE MH. : Bulan Ramadan Penuh Berkah sebagai bulan yang baik buat semua masyarakat Tulang Bawang.

Selain itu dilakukan juga penyelaman oleh personil Basarnas Lampung di titik yang diduga awal korban tenggelam sesuai keterangan dari saksi yaitu paman korban.

Pencarian hari ni dilaksanakan hingga pukul 17.30 WIB dan hasilnya masih nihil. Pencarian akan dilanjutkan kembali esok hari dimulai pukul 07.00 WIB.

Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian ini terdiri atas Basarnas Lampung, BPBD Lampung Timur, Polres Lampung Timur, Polsek Way Jepara, Koramil Way Jepara, Tagana Lampung Timur dan pihak keluarga korban. (*)

 

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email