Juru bicara Komisi II DPRD Metro, Yulianto : BPJS Kesehatan, Isu Utama Dalam Kunjungan Kerjanya ke Pemkot Tanggerang

159

Metro, SL -Carut marutnya persoalan PBJS Bidang Kesehatan, menjadi isu utama kunjungan kerja Komisi II DPRD Kota Metro, Lampung,  ke Kota Tangerang Provinsi Banten, awal pekan lalu.

Hal itu, diungkapkan oleh Juru Bicara Komisi II DPRD Kota Metro, Yulianto. Menurut dia, persoalan BPJS Bidang Kesehatan, menjadi isu utama dalam kunjungan kerja komisinya ke Pemkot Tangerang. Pihaknya berharap, berbagai kebijakan soal BPJS Bidang Kesehatan yang diterapkan oleh Pemkot Tangerang, dapat menjadi acuan bagi Kota Metro. 

“Persoalan BPJS Bidang Kesehatan di Kota Metro cukup urgen. Karenanya, dalam kunjungan kerja, Komisi II fokus terhadap persoalan tersebut,” kata Yulianto, Rabu (27/3).

Dijelaskannya, Pemkot Tangerang menggunakan dana talangan untuk menutupi tunggakan pembayaran premi BPJS, sehingga tidak ada persoalan dengan keterlambatan terhadap pembayaran premi, yang berimbas pada pelayanan kesehatan. 

“Tetapi, Kota Tangerang didukung oleh APBD yang nilainya mencapai Rp7 triliun. Bahkan, PAD-nya saja mencapai Rp2 Triliun,” lanjut dia.

Tak hanya itu, di Kota Tangerang dan juga Kabupaten Tangerang, juga menerapkan program Penerima Bantuan Iuran (PBI) bagi warga yang ber-KTP Tangerang, sehingga pemerintah daerah setempat, benar-benar memberikan jaminan kesehatan bagi warganya. 

“Jadi, asal ber-KTP Tangerang akan ditanggung oleh program PBI,” ujarnya.

Karenanya, dengan berbekal hasil kunjungan tersebut, Dewan berharap Pemkot Metro melalui Dinas Kesehatan, Rumah Sakit (RS) dan pihak BPJS, dapat duduk bersama, sehingga ke depan tidak ada lagi persoalan tunggakan premi BPJS. 

“Karena memang diakui, bahwa tunggakan terbesar berasal dari peserta BPJS Mandiri yang mencapai 50 persen, serta peserta program PBI yang tidak tepat sasaran, sehingga ada kesan dipaksakan,” ungkap politisi PKS itu. (*)

Facebook Comments
BACA JUGA:  Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Metro, Anna Morinda : Kukuhkan 1200 Anak Ranting, jelang Pilkada