Ketua LSM GMBI Kota Metro Soroti Proyek Flying FOX

633

Metro, SL – Persoalan proyek kembali menjadi sorotan. Kali ini, LSM GMBI menyoroti persoalan proyek pembangunan Flying Fox pada Dinas Porapar Kota Metro yang diklaim selesai 90 persen.

Ketua LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kota Metro, Slamet Riadi mengatakan, pihaknya meragukan, penyelesaian proyek Flying Fox yang mangkrak diklaim sudah selesai 90 persen. “Kami tidak yakin, proyek Flying Fox selesai 90 persen,” kata Slamet Riadi, Senin (21/1).

Dikatakannya, jika proyek tersebut sudah selesai 90 persen, praktis sisa anggaran tinggal 5 persen, karena yang 5 persen merupakan anggaran untuk pemeliharaan. “Jangan-jangan ini akal-akalan untuk menambah anggaran pada kegiatan tersebut,” ucapnya.

Karenanya, kata dia, LSM GMBI siap mengawal, jika aparat penegak hukum akan mengusut proyek pembangunan Flying Fox tersebut. “Mangkraknya proyek Flying Fox, bisa menjadi pintu masuk untuk mengusut dugaan korupsi pada proyek tersebut,” tegas dia.

Sebelumnya, dalam hearing antara Komisi II DPRD Kota Metro dengan Dinas Porapar akhir pekan lalu terungkap, bahwa pekerjaan proyek pembangunan Flying Fox yang tidak selesai, diklaim sudah mencapai 90 persen. (*)

Facebook Comments
BACA JUGA:  Pengucapan Sumpah Janji PAW Anggota DPRD Kabupaten Lamteng, Atas Nama Saudara Sukimen